Saturday, November 16, 2019

5 Bibit Tanaman Sayuran Terbaik dan Mudah di Tanam di Pekarangan Rumahmu


5 Bibit Tanaman Sayuran Terbaik dan Terpopuler yang Mudah Ditanam di Rumah

Bila kamu suka berkebun, maka tanaman sayuran bisa menjadi alternatif pilihan untuk kamu tanam, terutama di pekarangan, selain tanaman hias. Untuk itu, pemilihan bibit benih juga menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan.
Banyak keuntungan yang akan kamu dapat dengan menanam tanaman sayuran di pekarangan yang terbatas. Selain pekarangan kamu akan rimbun dengan tanaman, setidaknya kamu juga bisa mengolah dan menikmatinya untuk dimakan saat panen nanti.

Cara menanam tanaman sayuran di pekarangan

Menanam tanaman sayuran di pekarangan memiliki tingkat kesulitannya sendiri. Tidak mudah, namun juga tidak sulit. Asalkan kamu mau berepot-repot sedikit untuk lebih teliti dalam mengurusnya, maka kamu akan mendapatkan hasil yang baik juga.

Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menanam tanaman sayuran di pekarangan adalah; pertama kamu harus mempersipkan tanah sebelum tanam. Lalu pilih tanaman yang tepat untuk wilayah dan kondisi. Tanam bunga di dalam atau di dekat taman untuk menarik lebah dan penyerbuk lainnya. Kemudian, buatlah kompos organik dan mulsa kamu sendiri. Kemudian beli bibit benih atau tanaman pemula dari sumber yang memiliki reputasi baik.

1. Bibit Cabe Paprika Blend Mix Color

Cabe Paprika dengan campuran warna yang menarik yang dapat di tanaman di halaman rumah kamu dengan menggunakan pot atau langsung di perkarangan. Dapat ditanam di bedengan, pot atau polybag ukuran diameter 30-40 cm, jarak tanam 30-40 cm, atau bisa juga mengunakan sistem hidroponik. Ketahanan penyakit, umur panen, bobot dan potensi hasil tergantung pada lingkungan dan perlakuan budidayanya.

2. Bibit Sayuran Kale Lacinato

Kale ini adalah tanaman yang telah dibudidayakan turun temurun atau disebut dengan heirloom. Salah satu tanaman sayur yang mempunyai daun besar dan sangat populer untuk pasar di Eropa dan Amerika. Kale ini pun dijuluki sebagai kale dinosaurus karena mempunyai daun yang besar dan bergelombang, warna daun hijau tua dan sangat beraroma, daun sangat empuk jika dipetik saat berusia muda. Kale ini menghasilkan hasil panen yang tinggi dan dapat dipanen terus menerus.

3. Bibit Seledri Batang Besar Tall Utah 52-70

Seledri Tall Utah 52-70 adalah tanaman seledri yang ideal untuk semua musim, karena dapat dipanen pada waktu tertentu setelah batang mencapai setidaknya 6 inci, dengan daun lebih hijau dan tumbuh lebih tinggi dari variates Utah yang lainya. Seledri ini salah satu yang direkomedasikan oleh Utah State University, dan merupakan pilihan yang baik untuk pertanian ataupun home gardening.

4. Bibit Kangkung hidroponik

Tanaman sayuran ini dapat ditanam secara hidroponik atau tradisional dengan tanah. Sangat cocok untuk yang hobi berkebun terutama penyuka sayuran. Telah terbukti berhasil dengan metode hidroponik dan menghasilkan sayuran yang renyah.

5. Bibit Ciplukan Kuning Ground Cherry

Ground Cherry juga dikenal sebagai Cap Gooseberries, di Indonesia tanaman ini menyerupai ciplukan namun yang ini berwarna kuning keemasan dan rasa dari buah ini pun lebih manis dibanding buah ciplukan yang sering kita jumpai di Indonesia. Umur panen tanaman ini sekitar 70-75 HST, buah dapat disimpan selama 3 bulan selama buah masih di dalam kulitnya.biasanya buah ini sangat cocok dijadikan selai, salad buah ataupun dimakan mentah karena rasanya yang segar.

Friday, November 15, 2019

Contoh Perkembangbiakan Vegetatif Alami dan Buatan pada Tumbuhan


7 CONTOH PERKEMBANGBIAKAN VEGETATIF ALAMI DAN BUATAN PADA TUMBUHAN
Adapun didalam Pengertian Perkembangbiakan Vegetatif Alami Pada Tumbuhan adalah suatu perkembangbiakan aseksual yg dapat terjadi tanpa adanya campur tangan dari pihak lainnya seperti manusia. Langsung saja bisa kalian lihat beberapa Contoh Perkembangbiakan Vegetatif Alami pada Tumbuhan antara lain :
1.      Umbi Batang
Perkembangbiakan Vegetatif Alami pada Tumbuhan memakai sistem Umbi Batang ialah dengan cara batang yg tumbuhnya berada didalam tanah, dimana batangnya akan mengembang, lalu bisa membentuk suatu umbi dan Fungsi Umbi inilah yg dpt dipakai sebagai tempat menyimpan suatu Cadangan Makanan dalam bentuk Karbohidrat. Contoh Umbi Batang ini antara lain: Kentang, bengkuang, ubi jalar dan lain-lain.
2.      Umbi lapis
Umbi Lapis ini adalah pelepah daun yg memiliki bentuk berlapis – lapis, pada bagian atasnya akan tumbuh serta di bagian bawahnya akan tumbuh akar yg disebut dengan serabut. Contoh Umbi Lapis ini antara lain : Bawang merah, bawang putih, bunga bakung,bunga tulip dan lain-lain.
3.      Umbi Akar
Umbi Akar ini adalah akar yang dijadikan sebagai tempat cadangan makanannya. Contoh Umbi Akar ini antara lain : singkong, wortel, lobak, tanaman tahlia.
4.      Akar Tinggal
Akar Tinggal ini adalah batang yg tumbuhnya menjalar pada bagian permukaan tanah, dan beberapa Contoh Akar Tinggal ini antara lain : Lengkuas, jahe, kunyit, kencur, temulawak dan lain-lain.
5.      Geragih atau Stolon
Geragih atau Stolon ini adalah suatu batang yg tumbuh secara mendatar di bagian permukaan tanah, di bagian tumbuhan yg menyentuh tanah tersebut nantinya akan tumbuh akarnya dan bagian akarnya inilah yg dpt ditanam kembali. Beberapa Contoh Geragih dan Stolon ini antara lain: Stroberi, antanan, arberi, rumput teki.
6.      Tunas
Tunah ini adalah tunas dari tumbuhan induknya lalu memjadi tunas yg baru serta tentunya bisa ditanam kembali. Beberapa Contoh Tunas ini antara lain: Bambu, tebu dan pisang.
7.      Tunas Adventif
Tunas Adventif ini ialah tunas yg tumbuh pada bagian tepi daun akan tumbuh akar. Salah satu Contoh Tunas Adventif ini ialah tanaman cocor bebek, dan Cocor Bebek ini sangatlah mudah untuk ditanam karena cukup diletakkan di Tanah pada Daun yang sudah Tua, nanti akan Tumbuh Tunas – Tunas yg baru.

Contoh Perkembangbiakan Vegetatif Buatan Tumbuhan

Kemudian didalam Pengertian Perkembangbiakan Vegetatif Buatan Pada Tumbuhan adalah suatu perkembangbiakan aseksual yg dapat terjadi dengan adanya campur tangan dari pihak lainnya seperti bantuan (campur tangan) dari Manusia. Lalu 5 Contoh Perkembangbiakan Vegetatif Buatan Pada Tumbuhan antara lain :
1.      Mencangkok
Mencangkok adalah salah satu usaha untuk mengembangbiakkan Tumbuhan dg memakai cara membuat suatu Akar Baru di Bagian Batang Tumbuhan tersebut. Lalu Batang yang sudah tumbuh akarnya itu bisa dipotong dan ditanam menjadi suatu Tanaman yang baru. Contoh Tumbuhan yang bisa dicangkok antara lain: Jambu, manga, belimbing, jeruk dan lain-lain.
2.      Stek
Stek sendiri merupakan salah satu jenis metode reproduksi tanaman dengan menggunakan potongan tubuh tanaman seperti batang, daun dan akar, hal ini dapat terjadi karena pada tiap bagian tubuh tanaman cenderung bersifat totipotensi. Sifat ini dapat diartikan bahwa setiap sel jaringan tumbuhan dapat membelah dan tumbuh menjadi berbagai macam sel.
3.      Merunduk
Cara Memperkembangbiakan Buatan Pada Tumbuhan dengan Cara Merunduk ini ialah dengan cara membengkokkan sebagin Batang tau Ranting dan nantinya memendamkannya ke dlm Tanah. Contoh Tumbuhan dengan Cara Merunduk ini antara lain : apel, bugenvil danlain-lain.
4.      Menempel (Okulasi)
Cara Okulasi atau Menempel ini adalah dengan cara menempelkan suatu Tunas Muda di Batang (Ranting) Tanaman Induk. Cara ini bertujuan untuk menggabungkan 2 sifat tanaman yg berbeda sehingga dapat memperoleh Tanaman yg sifatnya lebih baik dari Induk’kannya. Contoh Tanaman yang bisa di Okulasi antara lain: Jeruk, durian, rambutan dan lain-lain.
5.      Menyambung (Kopulasi)
Cara Memperkembangbiakan Tumbuhan Secara Buatan dengan Menyambung ialah dengan menggabungkan Batang Bawah dan Batang Atas dari suatu Tanaman yg berbeda, sehingga akan memperoleh Tanaman yang baru.


Thursday, November 14, 2019

Beberapa Contoh Tumbuhan Spora Beserta Jenis-jenisnya dan Gambarnya


CONTOH TUMBUHAN SPORA DAN JENIS-JENISNYA BERSERTA GAMBARNYA



Contoh Tumbuhan Spora pada kali ini saya akan memberikan sedikit penjelasan tentang contoh tumbuhan spora, dimana tumbuhan spora meliputi tumbuhan lumut, paku, dan jamur seperti penjelasan di bawah ini.

TUMBUHAN LUMUT
Lumut merupakan contoh tumbuhan spora hijau yang memiliki ukuran kecil yang sering tumbuh di tempat-tempat yang memiliki tingkat kelembapan yang tinggi, seperti pada pingiran kali, di atas batu bata dan di atas tanah yang memiliki kelembapan yang tinggi, tumbuhan ini mempunyai cara yang unik untuk melanjutkan keturunan mereka yakni secara metaginesis. Metagenesis ialah suatu pergiliran antara generasi seksual dan aseksual untuk melanjutkan suatu keturunan. Yakni dari generasi penghasil gamet ke penghasil  spora atau yang sering disebut gametofit  ke sporofit.
JENIS-JENIS TUMBUHAN LUMUT
·        Lumut Hati

Lumut hati yang memiliki nama latin hepaticopsida merupakan salah satu jenis tumbuhan lumut yang dapat tumbuh ditempat yang lembab dan basah. Tumbuhan ini memiliki tubuh yang berbentuk seperti lembaran, pipih dan berlobus yang pada umumnya tumbuhan lumut ini tidak memiliki daun, namun ada juga tumbuhan lumut ini yang memiliki daun seperti jungermannia.

·      Lumut Tanduk

Lumut tanduk memiliki nama latin  anthocerotae merupakan salah satu jenis tumbuhan lumut yang habitatnya mempunya tingkat kelembaban yang tinggi, biasanya tumbuhan lumut ini tumbuh di batu-batuan atau tanah yang sangat lembab. Tumbuhan lumut ini memiliki bentuk sama dengan lumut hati, akan tetapi ada perbedaan pada bentuk sporofitnya, bentuk sporofiy yang dimiliki lumut tanduk berupa kapsul yang memiliki kandungan kurtikula.

·        Lumut Daun

Lumut daun memiliki nama latin byropsida  yang merupakan salah satu tumbuhan lumut yang memiliki jumlah paling banyak dibanding dengan tumbuhan lumut hati dan lumut tanduk. Tumbuhan lumut ini sangat mudah ditemukan seperti dipermukaan tanah yang lembab, tembok, dan dibebatuan, serta ada juga yang menempel dikulit pohon.tumbuhan lumut ini memiliki bentuk seperti tumbuhan kecil yang tumbuh tegak dengan batang bercabang namun ada juga yang tidak bercabang, serta memiliki daun yang berukuran kecil dan tersebar disekeliling batang.

TUMBUHAN PAKU
Tumbuhan paku merupakan contoh tumbuhan spora yang mempunyai berbagai macam nama dikalangan masyarakat, ada yang menyebut tumbuhan ini sebagai tumbuhan pakis, ataupun tumbuhan paku-pakuan. Namun pada dasarnya semua nama yang diberikan oleh para masyaraka adalah sama yaitu tumbuhan paku seutuhnya. Tumbuhan paku merupakan salah satu tumbuhan yang tergolong Tracheophyta atau sering disebut sistem pembuluh sejati, namun tumbuhan ini tidak memproduksi biji sebagai pelanjut keturunannya. Akan tetapi mereka melanjutkan keturunannya dengan cara melepaskan spora, seperti pada lumut dan jamur.
JENIS-JENIS TUMBUHAN PAKU
Ada banyak jenis-jenis tumbuhan paku yang tumbuh dipermukaan bumi, diperkampungan sering kita jumpai berbagai jenis tumbuhan paku. Tumbuhan paku pada umumnya tumbuh di daerah yang lembab, seperti ditebing-tebing, daerah pegunungan serta ada junga di daerah dataran rendah.
·        Tumbuhan Paku Sejati

Tumbuhan paku sejati memiliki nama latin filicophyta yang tentunya sudah sering kita lihat terutama didaerah perkampungan atau pegunungan. Tumbuhan ini sangat mudah tumbuh dan  sering digunakan sebagai tumbuhan hias yang biasanya diletakan didepan rumah. Tumbuhan paku ini mempunyai struktur yang lengkap, mulai dari akar, batang hingga daun.

·        Paku Kawat

Tumbuhan paku kawat memiliki nama latin lycophtya yang merupakan jenis tumbuhan yang memiliki akar dengan batang yang bercabang dan menggarpu. Sama halnya seperti tumbuhan paku sejati, tumbuhan paku ini juga mempunyai akar, batang, dan daun. Akan tetapi tumbuhan ini memiliki bentuk yang sama seperti pohon pinus sehingga juga cukup bagus untuk dijadikan tumbuhan hias di rumah.

·        Paku Ekor Kuda

Tumbuhan paku ekor kuda memiliki nama latin arthrophyta yang merupakan tumbuhan yang memiliki batang berbuku-buku dan berongga serta berdiri tegak yang mirip dengan daun cemara, ruas daun yang kecil dan tersusun melingkar serta tunggal . Jenis tumbuhan ini cukup jarang kita jumpai, tumbuhan ini biasanya dapat tumbuh subur di daerah dataran tinggi.

·        Paku Air

Tumbuhan paku air juga merupakan tumbuhan jenis paku-pakuan yang hidupnya tergantung pada air atau sering kita temui di area persawahan atau sungai. Yang juga dapat berkembang biak dengan spora.
TUMBUHAN JAMUR
Jamur  merupakan tumbuhan yang berkembang biak secara spora, yang mana bentuk jamur sendiri memeiliki bentuk serta warna yang beraneka ragam dan jamur lebih sering tumbuh pada tanah yang lembab, serta sedikit menerima cahaya dan tanah yang memiliki senyawa-senyawa organik yang dapat digunakan sebagai sumber makanannya, untuk jamur sendiri hampir 90 persen bagian tubuhnya mengandung air.
JENIS-JENIS TUMBUHAN JAMUR
Ada banyak sekali jenis jamur yang tumbuh dibumi ini, dimulai dari jamur yang dapat dikonsumsi dan jamur yang berbahaya sehingga tidak dapat dikonsumsi. Pada kali ini paluipuntik akan memberikan sedikit penjelasan dan sebagian contoh dari jenis-jenis tumbuhan jamur yang hanya layak dikonsumsi saja.
·        Jamur Tiram

Jamur tiram memiliki nama latin Pleurotus ostreatus, tumbuhan jamur ini merupakan jamur yang banyak dan sering dikomsumsi dan termasuk jamur yang paling populer di kalangan masyarakat karena jamur ini memiliki berbagai macam manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh. Jamur ini  memiliki bentuk tangkai yang tudung mirip dengan cangkang kerang dengan bagian atas memiliki cekungan di tengah, jamur ini berwarna putih sampai cream.
Jamur kancing memiliki nama latin Agaricus bisporus yang merupakan salah satu jenis jamur yang dapat komsumsi. Jamur ini memiliki bentuk yang mirip dengan kancing pakaian sehingga disebut sebgai jamur kancing yang memiliki bentuk bulat dengan warna putih bersih, krem dan coklat. Jamur ini juga banyak memiliki banyak manfaat.

·        Jamur Enokitake

Jamur enokitake memiliki nama latin Flammulina velutipes yang merupakan jamur yan tumbuh di alam bebas, namun biasanya jamur ini banyak tersebar di berbagai dunia yang beriklim salju dan hanya tumbuh di permukaan batang pohon celtis sinensis. Jamur ini memiliki dua jenis warna yakni warna coklat sampai warna merah muda dan warna putih. Jamur enokitake yang berwarna putih inilah yang dalam pembudidayaannya harus terlindungi oleh sinar matahari.

Nah ini sedikit penjelasan tentang tumbuhan spora dan jenis-jenisnya semoga bermanfaat :))

7 Manfaat Tanaman yang bisa meredakan penyakit kanker


Kanker biasanya membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk berkembang, jadi pencegahan lebih baik daripada perawatan apa pun. Hindari semua karsinogen yang diketahui seperti tembakau, alkohol berlebihan, makanan olahan, dan paparan bahan kimia. Diet berbasis tanaman dapat membantu melindungi Anda dari kanker karena tanaman kaya antioksidan, dan senyawa anti-inflamasi, keduanya merupakan pelawan kanker yang tangguh.
1. Biji Anggur
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa phytochemical dalam biji anggur memiliki anti-tumor atau kemampuan pencegahan kanker yang kuat dapat diisolasi dari biji itu sendiri. Proanthocyanidins sangat penting diperhatikan, karena ini telah ditemukan untuk menghentikan sel-sel kanker pankreas menyebar atau bermigrasi.
Satu tim peneliti di Universitas Colorado menunjukkan bukti bahwa ekstrak biji anggur efektif terhadap kanker kolorektal. Ekstrak dari ekstrak biji anggur memicu kematian sel-sel kanker jenis ini. Bahkan, semakin maju sel kanker, semakin baik ekstrak biji anggur tampaknya bekerja untuk membatasi pertumbuhan dan kelangsungan hidup sel kanker. Ekstrak biji anggur ternyata tidak hanya menyebabkan kematian sel kanker, tetapi tidak membahayakan sel-sel sehat.
Proanthocyanidins dalam ekstrak biji anggur dilaporkan menghambat pertumbuhan kanker usus besar. Proanthocyanidins terakumulasi dalam jumlah besar di usus besar karena tidak terserap dengan baik di lambung. Ini adalah kabar baik, karena proanthocyanidin dapat menghentikan sel-sel kanker lebih efisien ketika mereka di usus besar.
2. Jahe
Gingerol bahan aktif dalam jahe, telah mendapat banyak perhatian, terutama dalam uji klinis, dalam upaya untuk menentukan potensinya untuk menghentikan atau mencegah kanker tertentu. Hasil dari percobaan farmakologi ini menunjukkan bahwa jahe dapat menghambat pertumbuhan tumor pada manusia. Dalam kasus kanker ovarium, peneliti menemukan bahwa gingerol menyebabkan kematian sel kanker, mengurangi peradangan, dan memperbaiki fungsi imunitas.
Penelitian juga menunjukkan bahwa gingerol mungkin menawarkan perlindungan dari kanker usus besar. Di banyak negara Asia, terutama di India, jahe merupakan bagian dari diet sehari-hari mereka. India memiliki tingkat kanker terendah di negara mana pun di dunia. Jahe adalah anti-virus alami, anti-jamur, anti-parasit, antioksidan, dan antibakteri. Jahe paling baik dikonsumsi dari akar organik segar. Gunakan dalam teh atau parut beberapa ke piring sayuran. Jika rasa jahenya tidak sesuai dengan keinginan Anda, hampir semua toko makanan kesehatan menjual suplemen jahe.
3. Lidah Buaya
Anda mungkin hanya menganggap lidah buaya sebagai terapi untuk luka bakar atau iritasi kulit, tetapi ada perawatan yang sangat menjanjikan menggunakan lidah buaya untuk pengobatan jenis kanker tertentu. Sebuah ulasan tentang lidah buaya menunjukkan sejumlah data yang luas dari literatur mengenai studi dermatologi serta uji klinis yang mendukung percobaan lidah buaya dalam uji klinis. Lidah buaya sudah ada selama berabad-abad, dengan referensi paling awal yang diketahui tentang penggunaan obat dari orang Mesir kuno, yang juga menggunakannya untuk masalah kulit.
Dia mengandung senyawa yang disebut 1,8 dihidroksi-3 (hidroksimetil) - antrakuinon (disingkat AE) yang telah terbukti menyebabkan kematian sejumlah sel kanker kandung kemih manusia. AE memiliki efek anti kanker yang mengesankan. Ini menghentikan viabilitas sel serta menghentikan G2 / M dari siklus hidup sel.
Ketika diambil dalam jumlah yang lebih besar atau dalam jangka waktu yang lama, adalah pencahar yang kuat, dan perawatan harus diambil agar tidak mengalami dehidrasi. Selalu berkonsultasi dengan dokter Anda sebagai herbalis jika Anda berencana untuk mengkonsumsi lidah buaya.
4. Kunyit
Kunyit (Curcuma longa atau Curcuma zedoaria) telah digunakan sejak awal tahun 1900-an untuk menghentikan gejala peradangan, alergi, rematik, dan masalah hati. Kunyit berasal dari India dan Asia Tenggara. Umumnya dikonsumsi sebagai teh untuk tujuan pengobatan. Senyawa aktif dalam kunyit, kurkumin, menyebabkan kematian sel kanker tanpa merusak sel sehat. Ini dilakukan melalui penekanan jalur aktivasi, kappaB, yang terkait dengan berbagai penyakit yang disebabkan oleh peradangan, termasuk kanker.
Beberapa penelitian yang dilakukan baru-baru ini menunjukkan bahwa curcumin memiliki potensi anti-kanker. Ketika diberikan kepada tikus laboratorium secara lisan, kunyit efektif dalam mencegah kanker lambung, paru-paru, usus besar, payudara, dan kulit. Bahan-bahan dalam studi in vivo yang dilakukan pada 2001 menunjukkan bahwa ketika kunyit diberikan sebagai suplemen makanan sepanjang siklus hidup mereka, itu menunjukkan penurunan yang signifikan dalam aktivitas sel kanker bila dibandingkan dengan kelompok kontrol.
Kurkumin ditentukan untuk menjadi pengatur gen ketika datang ke pembentukan kanker. Dalam uji klinis, ditemukan untuk menghentikan migrasi sel-sel kanker paru-paru. Baru-baru ini, kunyit telah dipelajari untuk kemungkinan pengobatan kanker payudara dan mieloma.
5. Cengkeh
Cengkeh sebenarnya adalah kuncup bunga kering dari pohon asli India, Pakistan, Zanzibar, dan Madagaskar. Minyak cengkeh dari cengkeh (Eugenia aromaticum atau Eugenia caryophyllata) telah dipelajari untuk kemampuan mereka untuk meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, yang berarti ia menawarkan perlindungan atau pencegahan kanker. Minyak cengkeh memiliki senyawa antioksidan yang memiliki potensi untuk bertindak sebagai agen antikanker, menurut Panduan Praktis Asosiasi Farmasi Amerika untuk Obat Alami.
Minyak cengkeh memiliki konsentrasi aktivitas antioksidan tertinggi dari setiap bahan tunggal yang diuji oleh ORAC. American Cancer Society mengatakan bahwa saat ini tidak ada bukti yang cukup untuk menunjukkan bahwa minyak cengkeh dapat mengobati atau mencegah kanker, namun tingkat antioksidan yang tinggi menunjukkan bahwa itu adalah pemasok anthocyanin yang kuat, yang diketahui dapat menghentikan pertumbuhan tumor, juga membunuh sel kanker.
6. Teh
Dianggap banyak budaya untuk memiliki daya penyembuhan dan senyawa pencegahan, termasuk melawan kanker. Teh (camellia sinensis) telah menjadi fokus dari beberapa penelitian ilmiah baru-baru ini. Hasil penelitian ini agak berbeda, tetapi teh ditemukan memiliki senyawa pencegah penyakit. Satu studi yang dilakukan USDA pada 2006 menemukan bahwa teh memiliki lebih dari 700 senyawa berbeda, banyak yang sudah diketahui kemampuannya melawan penyakit.
Di antara senyawa yang dikenal untuk melawan penyakit adalah polisakarida, flavonoid, vitamin tertentu, dan asam amino. Semua jenis teh, termasuk hijau putih, hitam, dan oolong, ditemukan mengandung antioksidan tingkat tinggi, yang merupakan agen anti-penuaan dan anti-tumor yang kuat. Minum teh secara teratur dapat sangat meningkatkan keseimbangan usus bakteri sehat dengan meningkatkan manfaat. mikroorganisme saat membersihkan tubuh bakteri berbahaya.
Teh memiliki kadar vitamin C yang tinggi, yang diketahui mampu melawan kanker karena radikal bebas. Teh memiliki indeks glikemik rendah dan memiliki sifat pembersihan yang kuat. Konsumsi teh secara teratur telah lama dikaitkan dengan pencegahan diabetes dan penyakit jantung.
7. Bawang
Bawang (allium cepa) memiliki aktivitas antioksidan tinggi dan dikaitkan dengan berbagai item farmakologi termasuk anti-inflamasi, antibiotik, dan anti-karsinogenik. Satu penelitian menunjukkan aktivitas antioksidan yang lebih besar dari tikus tua yang diberi makan bawang. Ada hubungan yang pasti antara konsumsi bawang dan risiko kanker umum. Para peneliti dari Institut Mario Negri Italia untuk Penelitian Farmakologi menyusun data dari studi terkontrol Italia dan Swiss serta model regresi logistik multivariat untuk konsumsi bawang dan tingkat kanker.
Tingkat risiko bervariasi, tetapi bawang menurunkan risiko kanker kolorektal, kanker ovarium, kanker sel ginjal, kanker prostat, kanker esofagus, kanker mulut, dan kanker payudara. Bawang juga tinggi polifenol, yang mencegah penyakit, termasuk kanker. Bawang juga tinggi antioksidan, yang juga dikenal sebagai pelawan kanker. Sayuran populer ini juga mengandung senyawa yang disebut quercetin, yang telah terbukti mengurangi sel tumor kanker.



Friday, November 8, 2019

6 Tanaman Hidroponik yang cocok di Tanaman di Belakang Rumah

Budidaya tanaman hidroponik kini semakin banyak dilakukan orang karena caranya yang amat mudah. Mudah dan tidak memakan tempat, jenis tanaman yang dapat dikembangkan pun cukup bervariasi. Mulai dari sayuran hingga buah-buahan, ini dia beberapa pilihan yang bisa ditanam sendiri di rumah.

Contoh Tanaman Hidroponik Rumahan
1.     Tanaman Hidroponik Kailan


Di restoran-restoran, kailan yang masih kecil kerap dijadikan masakan andalan.
Rasanya enak sebab memiliki tekstur yang renyah dan juga lembut di saat bersamaan.
Kailan pun ternyata dapat dibudidayakan sebagai tanaman hidroponik.
Media tanam yang dapat digunakan pun bisa apa saja.
Misalnya botol bekas, gelas air mineral, atau pun pipa paralon berukuran besar.

2.     Selada Segar engan Teknik Hidroponik


Selada merupakan sayuran yang cepat tumbuh dan juga mudah untuk ditanam.
Itu mengapa selada cocok untuk dibudidayakan menggunakan sistem hidroponik yang simpel.
Biarpun ditanam dengan media yang simpel, hasil yang dapat dipanen bisa sangat berkualitas.
Umumnya bibit selada akan mulai tumbuh setelah dua minggu penanaman.

3.     Pakcoy Hidroponik


Pakcoy atau kerap disebut juga sebagai bok choy merupakan sayuran hijau yang kaya dengan vitamin dan mineral.
Membudidayakannya di rumah menggunakan hidroponik pun mudah untuk dilakukan. Saat musim panen tiba, tinggal mengambil dari kebun.
4.     Kangkung Hidroponik

Kangkung ialah salah satu jenis sayuran yang sangat umum dikonsumsi masyarakat Indonesia. Selain rasanya yang enak, nutrisi yang terkandung di dalamnya pun baik untuk tubuh. Ternyata, kangkung yang biasanya dibudidayakan dalam jumlah besar juga bisa menjadi tanaman hidroponik dan dikembangkan di rumah.
5.     Stroberi

Bukan hanya sayuran, buah-buahan pun bisa dijadikan tanaman hidroponik untuk dikembangkan di rumah, lho!
Salah satu jenis buah yang dapat dibudidayakan ialah stroberi.
Buah satu ini sangat sehat karena mengandung vitamin C yang cukup kaya.
Ada yang menyebutkan, mengembangkan stroberi dengan cara hidroponik dapat menghasilkan buah yang lebih banyak.
Hal ini sebab nutrisi yang diberikan pada tanaman dari pembibitan hingga berbuah lebih banyak.
Pertumbuhan stroberi pun jadi lebih maksimal sehingga hasilnya berlimpah.

6.     Tomat


Buah yang satu ini akan lebih baik jika ditanam pada media polybag atau pot yang sudah diisi dengan arang dan sekam.
Saat melakukan pembudidayaan, jangan lupa untuk terus mengecek buahnya sebab mereka rentan terkena hama.